|
< download >
494 Kb file zip / chm
PENGANTAR PENERBIT
Terlihat seorang wanita berjilbab, berlari-lari mengejar seorang ibu
di depan sebuah Masjid, sambil tergopoh-gopoh ia menenteng sebuah
buku. Tidak terlihat terlalu tebal, tapi cukup membuat wanita tadi
seperti terpukul sambil menyodorkan kepada ibu tersebut, seraya
berkata :
"Ibu, sebelum saya
membaca buku ini, saya ingin Ibu dahulu yang membacanya, setelah
selesai membaca tolong ibu yang menerangkan kepada saya: apa isi
buku ini, kenapa barns saya yang menerima walau tertulisjelas untuk
kalangan sendiri, padahal saya sudah bukan kalangan mereka lagi.
Bagaimana saya harus menyikapi isi buku ini, apa pengaruh buku ini
kepada saya yang baru memakai jilbab setelah dengan susah payah
memantapkan akidah dalam Islam, dan bla .... bla .....bla" dengan
nada semakin meninggi, dan wajah merah padam memendam kemarahan,
kebingungan, dan kekecewaan.
Tampak
sekali dari percakapan tadi, sang wanita mengalami kegundahan,
keresahan, dan kekhawatiran yang amat dalam untuk ditumpahkan kepada
sang Ibu tadi. Di lain sisi sang Ibu terlihat cukup arif untuk
meredam segala luapan emosi tersebut.
Wanita
tadi ternyata adalah seorang mu'allaf yang telah mendapatkan buku
"The Islamic Invasion -Confronting the World's Fastest Growing
Relegion. Yang dikarang oleh Dr. Robert Morey, dalam edisi bahasa
Indonesia. Ibu tadi adalah penulis sendiri yang telah mengisahkan
kepada kami (penerbit) bagaimana buku polemik tersebut sampai
ketangan beliau.
Fenomena diatas, menggugah hati penulis untuk menelusuri sampai
sejauh mana buku ini beredar, ternyata memang hal ini adalah menjadi
kajian hangat di dunia [nternasional. Bahasan pokok dari buku ini
sudah terpampang di situs-situs internet, dan tanya jawab yang
hangat di dunia maya.
Untuk
mengantisipasi keresahan masyarakat Islam - khususnya mu'allaf- maka
segeralah dibentuk tim untuk meluruskan hujatan-hujatan yang tidak
berdasar dalam buku tersebut. Seperti Hadist Sahih Bukhari dipotong
kemudian ditambah dengan kata-kata Dr. Morey sendiri; Pemikiran
beberapa ilmuwan yang mempunyai otoritas dalam dunia keilmuan
tentang studi timur tengah juga dipelintir. Beberapa hal yang sangat
mendasar dalam agama; Tuhan, Nabi, Kitab Suci, Ajaran, semuanya
diobok-obok dengan cara yang amat nista -berkedok ilmiah.
Dia
(Muhammad) mengajar don mencontohkan kepada murid-muridnya untuk
membunuh don merampok demi nama Allah, dan memaksa orangorang masuk
Islam" Demikianlah kalimaf yang tertulis dalam buku
"The Islamic
Invasion"
karya
Robert Morey.
Kalimat diatas adalah gambaran bagaimana beberapa kaum orientalis
Barat melakukan kajian dan mempresentasikan Islam dan kaum Muslimin
sesuai dengan kacamata mereka, dibarengi dengan kegiatan misionaris
dalam rangka memperkokoh kedudukan imperialis dan penyebaran Kristen
di kalangan bangsa Timur Muslim. Di pihak lain, kaum Muslimin
mengalami stagnasi pemikiran dan disintegrasi politik yang sangat
parah, bahkan semangat interdependensi seakan lenyap akibat
pertikaian intern memperebutkan kepentingan masingmasing dan
fenomena taqlid dalam pemikiran agama. Sehingga umat lemah sekali
tanpa adanya filter yang berarti, untuk menentang
pemikiran-pemikiran mereka.
Ironisnya kalimat diatas adalah identik sekali dengan apa yang
diajarkan oleh Jesus kepada umat Kristiani dalam Bibel (lihat
Ulangan 20 : 12 - 14, I Samuel 15 : 2-3). Maka fenomena pembantaian
300.000 umat Islam di Bosnia oleh umat Kristiani dapat kita lihat
dalam ekspresi yang mengerikan. Para jama'ah ditembaki saat sedang
salat di Masjid, wanita-wanita diperkosa, walaupun media tidak
banyak bersuara mengenai hal ini.
Tetapi
di kalangan orientalis Barat sendiri ada yangjujur dan sadar dalam
memahami Islam dan Kaum Muslimin. Sehingga mereka dengan kejujuran
dan kesadaran tersebut tampil sebagai pembela-pembela Islam yang
tangguh. Kerapkali mereka juga sangat gemas dengan pandangan yang
salah dan zalim dari kalangan orientalis Barat.
Buku
ini menjawab beberapa hujatan terhadap Islam dan Kaum Muslimin dalam
buku
"The Islamic
Invasion"
karya
Robert Morey,
secara tuntas dengan cara menalar kembali pada sumber pokok Islam:
al Quran dan Sunnah Nabi, dan membandingkannya dengan ajaran Bibel
serta menyertakan komentar orientalis Barat lain yangjujur dan sadar
dalam melihat Islam secara makro, dan lebih menarik lagi beberapa
pemikiran kaum intelektual muslim terhadap masalah yang ada dalam
buku tersebutjuga disertakan untuk'memperkuatjawaban.
Oleh
karena itu, kami memandang bahwa buku ini perlu disebarluaskan, agar
bisa dinikmati oleh para ikhwan dan akhwat sekalian. Selamat membaca.
penerbit
< download >
494 Kb file zip / chm
|